Aktifis Pemerhati Pasar, Arif Ma’ruf (Golun) Dorong Penegak Perda Tertibkan Kios dan Lapak PKL di Pasar Manis Ciamis

KAB.CIAMIS, jurnalisbicara.com – Para pengunjung pasar yang setiap harinya berbelanja ke Pasar Manis Ciamis, keluhkan semakin semrawutnya penataan pasar, terutama semakin menjamurnya pedagang yang membuat bangunan dari kayu sampai menutup jalan. Sehingga mengganggu akses pejalan kaki.

Hal ini seperti yang dikatakan Maya fitriani seorang penjual makanan jajanan anak di rumahnya, yang setiap hari berbelanja ke pasar manis.

“Saya sangat pusing,kalau lewat kesini, jalan kaki saja susah. jalan nya jadi sempit,” Ujarnya kepada Jurnalisbicara.Com, Jum’at (28/2/2025)

Maya berharap ini menjadi perhatian pemerintah daerah, karena jika dibiarkan Pasar Manis yang merupakan kebanggaan masyarakat Ciamis ini akan semakin semerawut.

Baca Juga :  Ketua DPP LIDIK KRIM-SUS RI Ko/kab Sukabumi Pertanyakan Dasar Hukum Rotasi 258 Perangkat Daerah Kab.Sukabumi

Senada dengan itu, dikatakan Maesaroh yang tampak membawa belanjaan di kedua tangannya.

“Susah pak apalagi kalau bawa belanjaan banyak, simpan motor nya jadi jauh karena terhalang kios – kios dari kayu,” Katanya

Arif Ma’rup (Golun) aktifis pemerhati pasar ahirnya angkat bicara, dirinya mengatakan, jauh – Jauhari dirinya sudah mengingatkan mengenai maraknya kios – kios yang berada di sepanjang trotoar depan toko, karena itu membuat ketidak nyamanan masyarakat pengunjung pasar, hal ini juga menjadi penghalang saat penanganan musibah kebakaran seperti yang terjadi pada Kamis malam (27/2/2025).

Baca Juga :  Bawaslu Buka Lowongan 2.084 Pengawas TPS Pilkada Ciamis 2024

Arif berharap aparat penegak perda dalam hal ini Satpol PP segera turun ke lokasi, “Segera tindak tegas, dan tertibkan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan area pasar,”Ujarnya.

Hal tersebut juga menjadi perhatian sekda kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi Dikutip dari chanel Edo Ciamis mengabarkan dalam kejadian kebakaran pasar Manis Ciamis pada Kamis malam. Mengenai penertiban kaki lima.

Sekda Andang menginginkan penataan pasar yang lebih tertata, selain terlihat lebih indah, masyarakat juga akan lebih senang dan tenang belanja ke pasar tradisional.

“Ini harus ditata kembali,” Tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Personel, Polres Sukabumi Kota Kembali Gelar Program Polisi Belajar

Menurutnya, jika tertata dengan baik masyarakat akan beralih berbelanja ke pasar tradisional, daripada ke toko moderen. Karena sebenarnya dengan berbelanja di pasar tradisional, selain mendapatkan harga yang ekonomis juga mendukung stabilitas ekonomi daerah.

“Dengan berbelanja di pasar tradisional, selain harganya terjangkau juga mendukung ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” Ungkapnya. (Heryadi)

error: Content is protected !!