KAB.JENEPONTO, juralisbicara.com – Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, Dr. H. Reza Faisal, menginisiasi pertemuan silaturahmi yang mempertemukan para pimpinan perangkat daerah dengan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto terpilih, H. Paris Yasir dan Islam Iskandar.
Acara yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dan menyelaraskan visi-misi pembangunan daerah pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para Kepala Dinas, Camat, dan Kepala Bagian (Kabag), Pj Bupati H. Reza Faisal menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menyesuaikan program-program Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan kebijakan yang telah berjalan selama masa transisi pemerintahan.
“Sebagai Penjabat Bupati, tugas saya adalah mengantarkan dan memastikan program-program pemerintahan tetap berjalan dengan baik hingga masa transisi kepemimpinan resmi dimulai.
Beberapa program prioritas yang telah dilaksanakan, seperti gerakan sadar kebersihan, Program Genting untuk penanggulangan stunting, serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), dapat menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Jeneponto,” ujar Pj Bupati Reza Faisal.
Bupati Jeneponto terpilih, H. Paris Yasir, dalam arahannya menyampaikan bahwa Pilkada telah usai dan kini saatnya seluruh elemen bersatu demi kemajuan daerah.
“Saya berharap kita semua dapat bekerja sama dengan baik demi terwujudnya Jeneponto Bahagia. Tidak boleh ada perbedaan persepsi, kita harus satu komando, satu arah, selaras, dan berakselerasi menuju pembangunan yang lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jeneponto terpilih, Islam Iskandar, mengawali sambutannya dengan penuh semangat, “Wattunnami! Kita Bersama! Energi anak muda membawa Jeneponto Bahagia! Pasmiii!”
Ia juga menekankan bahwa silaturahmi ini merupakan momen penting untuk kembali mempererat hubungan setelah dinamika Pilkada. “Sudah lama kita tidak bertemu, kini saatnya kita menyatukan tekad demi Jeneponto Bahagia. Sebelum kami memulai masa kepemimpinan, kami mohon maaf lahir dan batin. Mari kita menyambut bulan Ramadan dengan penuh kebahagiaan,” tambahnya.
Selain menyatukan persepsi, pertemuan ini juga membahas beberapa hal strategis yang menjadi perhatian, di antaranya:
1. Apresiasi kepada Pj Bupati Jeneponto atas inisiasi kegiatan silaturahmi sebagai upaya membangun komunikasi harmonis dalam penyelenggaraan pemerintahan pasca Pilkada.
2. Penyelarasan Program Prioritas – Diharapkan program pembangunan yang telah direncanakan, termasuk agenda “99 Hari Kerja” dan program tahunan pertama, dapat diintegrasikan dengan kebijakan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Hal ini juga menjadi tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.
3. Tim Transisi – Bupati dan Wakil Bupati terpilih telah membentuk Tim Transisi yang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan kelancaran integrasi kebijakan.
4. Program Prioritas dalam 99 Hari Kerja, meliputi:
-Bantuan seragam dan peralatan sekolah.
-Pengadaan armada pemadam kebakaran serta kendaraan operasional kebersihan.
-Penataan kelembagaan kelompok tani.
-Pembangunan infrastruktur jalan prioritas.
Alokasi anggaran untuk seleksi terbuka dalam rangka restrukturisasi birokrasi secara menyeluruh.
Acara yang diawali dengan makan malam bersama ini menjadi simbol awal kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan kepemimpinan yang baru.
Sebagai penutup, H. Paris Yasir menyampaikan, “Kesabaran yang akan menjadi penolong, ketenangan yang akan menuntun arah, karena takdir akan mencari jalannya sendiri.”
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan pemerintahan ke depan mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jeneponto. (Iskandar lewa)